Cibinong, 28 November 2024 – Kepala Sekolah SMA Smart Cibinong, Bapak Achmad Hadiwijaya, S.Pd., telah sukses melaksanakan supervisi di kelas untuk seluruh guru SMA Smart Cibinong. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, dari tanggal 18 hingga 28 November 2024.

Supervisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta profesionalisme guru di SMA Smart Cibinong. Bapak Achmad Hadiwijaya berharap kegiatan ini mampu membawa dampak positif dalam berbagai aspek pembelajaran.

Harapan utama dari supervisi ini meliputi beberapa poin penting:

  1. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru diharapkan dapat lebih mengoptimalkan metode dan strategi pembelajaran, sehingga tercipta suasana belajar yang efektif dan menyenangkan.
  2. Pengembangan Profesionalisme Guru Supervisi ini menjadi momen bagi para guru untuk menerima masukan dan bimbingan demi meningkatkan kompetensi profesional mereka.
  3. Identifikasi Kelemahan dan Solusi Melalui supervisi, kelemahan dalam proses pembelajaran dapat diidentifikasi lebih awal. Solusi yang tepat dapat segera diterapkan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
  4. Peningkatan Motivasi Guru Dengan supervisi yang suportif, guru semakin termotivasi untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan meningkatkan kinerjanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di SMA Smart Cibinong. Kepala sekolah menegaskan bahwa supervisi bukan hanya sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan di kalangan pendidik.

“Supervisi ini penting untuk melihat langsung proses pembelajaran di kelas, sekaligus memberikan bimbingan agar guru dapat terus berkembang. Kami percaya bahwa guru yang profesional dan bermotivasi tinggi akan menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi,” ujar Bapak Achmad Hadiwijaya.

Dengan supervisi ini, SMA Smart Cibinong berharap dapat terus mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan visi dan misi sekolah.

Kegiatan parenting SMA Smart Cibinong terselenggara dengan baik pada tanggal 30 November 2024. Kegiatan ini adalah bentuk bekerjasama antara pihak sekolah, komite, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Bertempat di Club House PT. SBI dan dipandu oleh pembawa acara Ibu Rizky Krismawanti, S.Pd. kegiatan parenting ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi sebuah kesempatan berharga bagi kita semua, baik sebagai orang tua maupun pendidik untuk belajar bersama.

Tantangan dalam mendidik anak di era saat ini memang semakin kompleks kita harus selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Achmad Hadiwijaya, S.Pd., selaku Kepala SMA Smart Cibinong, mendidik anak tidak hanya soal memberikan ilmu, tetapi juga bagaimana kita dapat berkomunikasi dengan baik dengan mereka, memahami dunia mereka, dan membantu mereka berkembang menjadi pribadi yang tangguh dan cerdas. Dengan mengusung tema “Bridging the gap : How to Communicate Between Parents and Gen Z”, talkshow ini diselenggarakan untuk menjawab tantangan komunikasi antara orang tua dan generasi Z (Gen Z), yang sering kali memiliki perbedaan sudut pandang, gaya hidup, dan cara berkomunikasi. Dengan berkembangnya teknologi dan nilai-nilai baru yang dianut oleh Gen Z, hubungan antara orang tua dan anak membutuhkan pendekatan baru yang lebih relevan.

Moderator pada talkshow kali ini yaitu Ibu Dian Eriyany, S.Psi. atau biasa dipanggil dengan Miss Didi dan Ibu Trida Cynthia, Dr. Psikolog. yang menjadi pemateri parentingnya. Beliau merupakan seorang praktisi dalam Pendidikan dan aktif dalam dunia Psikologi Klinis. Beliau memberikan tips dan trik seputar parenting kepada bapak/ibu orang tua siswa untuk anak remaja zaman sekarang. Beliau menjelaskan bahwa IGen (Internet Generation) atau yang lebih dikenal dengan Gen Z ini, cenderung menghargai teknologi atau selalu terhubung dengan smartphone, komputer, laptop, peduli terhadap lingkungan, memahami perbedaan orang lain dan peduli pada politik. Beliau juga memaparkan bagaimana cara berkomunikasi, mengontrol emosi anak remaja, dan membangun kesadaran akan pentingnya adaptasi dalam pola komunikasi keluarga serta Orang tua diajak untuk memanfaatkan media digital, seperti WhatsApp, video call, dan media sosial, sebagai sarana komunikasi.

Talkshow berlanjut sampai materi yang dibawakan oleh Ibu Trida Cynthia, Dr. Psikolog selesai. Dan orang tua diberikan kesempatan oleh moderator untuk mengajukan pertanyaan melalui diskusi terkait pengalaman pribadi mereka. Beberapa isu yang dibahas meliputi, cara menangani konflik generasi, strategi membangun kepercayaan dengan anak dan mengontrol emosi ketika berhadapan dengan anak. Di sela-sela kegiatan diselingi dengan pembagian doorprize dan grandprize yang tentunya menambah keceriaan seluruh orang tua.

Closing statement  “Being A Parent Is A Long Time Journey, but then It’s Always be The Most Statisfied Feeling You’d Have – TC”  bahwa menjadi orang tua adalah perjalanan yang panjang, tetapi itu selalu menjadi perasaan yang memuaskan yang akan anda miliki. Pemateri kemudian menghimbau para orang tua untuk mempraktikkan cara komunikasi yang lebih adaptif.

Dari parenting ini, Orang tua mendapatkan wawasan baru mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif dengan Gen Z. Orang tua menyadari pentingnya memahami perspektif anak untuk menciptakan hubungan yang lebih harmonis. Talkshow ini memberikan panduan penting bagi orang tua untuk menghadapi tantangan komunikasi dengan Gen Z. Kolaborasi, adaptasi, dan empati menjadi kunci utama dalam membangun komunikasi yang sehat dan bermakna.

 Acara ditutup dengan persembahan yang istimewa dari siswa kelas 10 hingga 12 untuk orang tua cara mereka mengungkapkan rasa terima kasih, cinta dan penghargaan kepada orang tua yang telah memberikan kasih sayang serta membimbing mereka dalam perjalanan hidup ini.