In House Training Hari Kedua Sekolah Smart Cibinong dengan tema “Recharge! Membangun Energi Positif dan Anti Burnout”

Klapanunggal, 24 Desember 2025 — Sekolah Smart Cibinong melaksanakan In House Training (IHT) hari ke-2 dengan tema “Recharge! Membangun Energi Positif dan Anti Burnout”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan sebagai bagian dari upaya penguatan kesehatan mental, ketangguhan pribadi, serta kesiapan institusi menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Kegiatan menghadirkan Dra. Yeti Widiati Suryani, S.Psi sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi mengenai pemahaman dan manajemen stres. Sesi dibuka dengan sambutan Direktur Sekolah Smart Cibinong, Bapak Abdul Kodir, M.Pd., yang menekankan pentingnya kerja kolektif dalam mendorong peningkatan mutu sekolah.
“Kami berusaha meningkatkan agar Sekolah Smart Cibinong naik kelas. Semua itu gerakannya dipikul sama-sama oleh kita. Perbaikan fasilitas sudah kami mulai sejak tahun lalu dan akan terus berlanjut,” ujar Bapak Abdul Kodir.
Dalam sambutannya, Direktur juga memaparkan arah pengembangan fasilitas sekolah, antara lain penambahan ruang kelas SMA menjadi empat lokal, peningkatan fasilitas toilet SMP, pembangunan playground TK sebagai ruang berbagi dan interaksi, serta penguatan sarana outbound SD yang telah terealisasi.
Pada sesi inti, Dra. Yeti Widiati Suryani mengajak peserta merefleksikan makna ketangguhan melalui tema besar tentang kemampuan bangkit setelah mengalami tekanan.
“Pertanyaannya bukan seberapa sering kita jatuh, melainkan seberapa besar kapasitas kita untuk bangkit kembali setelah jatuh. Di situlah karakter dan energi positif dibangun,” ungkapnya.
Materi yang disampaikan mencakup dinamika stres, mulai dari pengenalan stressor, peran brainstem dan sistem limbik dalam respons stres, hingga gejala stres seperti kelelahan emosional dan kecenderungan prokrastinasi. Peserta juga dibekali prinsip manajemen stres melalui pendekatan segitiga interaktif yang melibatkan alam bawah sadar, kendali diri, dan perubahan perilaku.
Selain itu, peserta diajak melakukan reframing mindset, menggunakan Socratic Question untuk menantang pikiran negatif, serta memahami konsep TFAN (Thinking, Feeling, Action, Needs) sebagai alat refleksi diri. Dalam pendekatan nilai spiritual, narasumber menekankan bahwa setiap ujian memiliki makna kasih sayang Ilahi.
“Semua ujian yang kita terima hadir karena Allah Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Dari sana, kita belajar menerima, menguat, dan bertumbuh,” jelasnya.
Suasana kegiatan berlangsung reflektif dan partisipatif. Peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan kerja yang dihadapi.
Pada sesi lanjutan, Bapak Pamuji Widodo, S.Kom., M.Pd. memaparkan Laporan Keuangan Koperasi SSC sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Selanjutnya, Bapak Saman Nurhadi, M.Pd. menyampaikan Program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025–2026 guna menyamakan persepsi dan kesiapan seluruh civitas sekolah.
In House Training hari kedua ini menjadi momentum penting bagi Sekolah Smart Cibinong untuk memperkuat keseimbangan antara ketangguhan personal, kesehatan mental, dan arah strategis pengembangan institusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan mampu menjaga energi positif serta berperan aktif dalam proses peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!