Sanlat Akbar SD Kecamatan Klapanunggal Tekankan Pembiasaan Ibadah Positif di Era Digital

Klapanunggal 28 Februari 2026 — Kegiatan Sanlat Akbar Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Klapanunggal Tahun 1447 H resmi digelar di Sekolah Smart Cibinong. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Kebiasaan Positif di Bulan Ramadan dalam Memanfaatkan Peluang Beribadah di Era Digital untuk Generasi Taat kepada Allah SWT” dan diikuti oleh peserta didik SD dari seluruh sekolah se-Kecamatan Klapanunggal.
Kegiatan pesantren kilat ini melibatkan berbagai unsur pendidikan dan tokoh masyarakat. Hadir di antaranya Ketua PGRI Kecamatan Klapanunggal Bapak Ujang, Ketua K3S Kecamatan Klapanunggal Bapak Didin, serta Ketua KKG PAI Kabupaten Bogor Bapak Mat Kenedi, S.Pd.I. Para pemuka dan pimpinan Kecamatan Klapanunggal turut memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Ketua KKG PAI Kecamatan Klapanunggal, Mat Kenedi, S.Pd.I, menekankan pentingnya kegiatan pesantren kilat bagi peserta didik.
“Sanlat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai akidah, ibadah, dan akhlak sejak dini. Di tengah tantangan era digital, anak-anak perlu diarahkan agar teknologi menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, bukan sebaliknya,” ujarnya.
Sanlat Akbar ini bertujuan membangun kebiasaan positif selama Ramadan, memperkuat pemahaman keislaman, serta melatih peserta didik memanfaatkan waktu dan teknologi secara bijak untuk ibadah. Melalui pendekatan materi dan praktik langsung, peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Materi akidah disampaikan oleh Ust. Saman Nur Hadi, M.Pd, dilanjutkan tadarus Al-Qur’an secara klasikal yang dipandu Ust. Saepul Husein, S.Pd. Kegiatan ibadah malam diisi dengan salat Isya berjamaah dan salat Tarawih yang dipimpin Ust. Rapei Suratman, S.Pd.I. Selain itu, peserta menerima materi fikih dari Ust. Makmum, S.Pd, serta sesi education game edukatif bersama Nuripah, S.Pd.I dan Ustazah Hanipah, S.Pd.I.
Suasana kegiatan berlangsung religius namun tetap interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik materi maupun praktik ibadah. Salah satu pendamping peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini membantu siswa lebih disiplin dalam beribadah sekaligus memahami makna Ramadan secara lebih kontekstual.
Melalui Sanlat Akbar ini, panitia berharap pembiasaan ibadah dan karakter positif yang ditanamkan selama kegiatan dapat terus berlanjut, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam keseharian peserta didik di lingkungan sekolah dan keluarga.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!