Klapanunggal, 11-12 September 2026 – SD Smart Cibinong kembali menggelar Orientasi Pengurus Kelas (OPK) dengan tema “Great Leader, Great Influencer” . Kegiatan rutin yang dilaksanakan satu kali dalam setahun ini diikuti oleh seluruh pengurus kelas IV hingga kelas VI sebagai bagian dari pembinaan kepemimpinan dan karakter siswa.
OPK dirancang untuk membekali pengurus kelas dengan kemampuan memimpin, bekerja sama, berkomunikasi, serta menjalankan tanggung jawabnya sebagai bagian dari organisasi kelas. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menjadi teladan bagi teman-temannya melalui penerapan nilai-nilai yang dikembangkan di SD Smart Cibinong. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan materi leadership yang disampaikan oleh Ms. Hagia S.Pd. Materi tersebut membahas tugas dan tanggung jawab pengurus kelas, sehingga peserta memahami peran yang harus dijalankan selama mengemban amanah sebagai pengurus.

Setelah sesi materi, peserta mengikuti games team building yang dirancang untuk melatih komunikasi, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan waktu istirahat, salat, dan makan (ISHOMA).
Belajar PBB dan Wawasan Kebangsaan Bersama Alumni

Materi kepemimpinan berikutnya disampaikan oleh Sertu M. Ardiansyah, Bati Komsos Koramil Cileungsi, yang merupakan alumni SD Smart Cibinong. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Peraturan Baris-Berbaris (PBB) serta wawasan kebangsaan.
Kehadiran Sertu M. Ardiansyah yang merupakan alumni sekolah memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta. Selain memperoleh materi kepemimpinan dan kedisiplinan, siswa juga mendapatkan gambaran mengenai nilai-nilai yang dapat dibangun sejak berada di bangku sekolah untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Setelah sesi tersebut, kegiatan kembali dilanjutkan dengan ISHOMA sebelum peserta mengikuti materi kepemimpinan bersama Kepala SD Smart Cibinong, Mat Kenedi, S.Pd.I.
Dalam sesi bersama Kepala Sekolah, Mat Kenedi, S.Pd.I. menekankan pentingnya peran pengurus kelas sebagai role model atau teladan bagi siswa lainnya. Menurutnya, kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan memberikan arahan, tetapi juga ditunjukkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
“Menjadi pemimpin bukan berarti menjadi orang yang paling banyak memerintah. Pemimpin adalah orang yang mampu memberikan contoh. Karena itu, pengurus kelas harus menjadi role model bagi teman-temannya dengan menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan mampu bekerja sama sesuai dengan value yang kita bangun di SSC,” ujar Mat Kenedi.
Ia juga mengingatkan peserta bahwa kepercayaan yang diberikan sebagai pengurus kelas merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan baik.

Rangkaian OPK kemudian memasuki kegiatan jurit malam. Dalam kegiatan ini, peserta dihadapkan pada sejumlah misi yang dirancang untuk menguji keberanian, kepercayaan, kemampuan memecahkan masalah, serta kekompakan tim.
Beberapa misi yang harus diselesaikan peserta antara lain Trust Walk, Leader Eye, Kode Rahasia, The Problem Solver, Team Work, Surat untuk Diri Sendiri, hingga Final Mission.
Setiap misi memberikan tantangan berbeda kepada peserta. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dituntut menyelesaikan tantangan secara individu, tetapi juga belajar mempercayai anggota kelompok, mengambil keputusan, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam mencapai tujuan.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan malam, peserta beristirahat sebelum kembali mengikuti kegiatan pada pagi hari. Rangkaian diawali dengan salat Subuh, kemudian dilanjutkan dengan kultum oleh Bapak H. Marsidik, M.Pd.


Kegiatan pagi kemudian dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti oleh peserta dan pendamping. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, OPK ditutup melalui upacara penutupan.
Pelaksanaan OPK menjadi bagian dari pembinaan pengurus kelas agar mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab sekaligus menjadi teladan di lingkungan sekolah. Melalui perpaduan materi kepemimpinan, kegiatan kelompok, pembinaan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, hingga tantangan pemecahan masalah, peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai arti kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan berakhirnya kegiatan OPK, para pengurus kelas diharapkan mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh ke dalam kehidupan kelas serta menjadi penggerak terciptanya lingkungan belajar yang disiplin, kompak, bertanggung jawab, dan saling mendukung.