Bogor — PG/TK Smart Cibinong menyelenggarakan kegiatan membatik jumputan dan batik tulis bagi peserta didik tahun pelajaran 2026–2027. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, dan Jumat, 9 Oktober 2026, di lingkungan PG/TK Smart Cibinong ini menjadi bagian dari pembelajaran seni dan budaya untuk mengenalkan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada beragam motif dan warna batik, tetapi juga diberi kesempatan untuk bereksplorasi, berkreasi, serta menghasilkan karya melalui pengalaman belajar secara langsung. Kegiatan melibatkan siswa kelompok bermain (PG), TK A, dan TK B dengan pendampingan guru serta orang tua sesuai kebutuhan.
Kegiatan membatik jumputan dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, di PG/TK Smart Cibinong. Sebanyak 88 siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenal teknik membatik jumputan melalui proses mengikat, menjumput, dan memberi warna pada kain untuk menghasilkan pola yang beragam. Selanjutnya, pada Jumat, 9 Oktober 2026, PG/TK Smart Cibinong menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Membatik Bersama IGTKI, Bermain dan Berkarya dengan Batik melalui Kolaborasi Orang Tua dan Anak.” Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal proses membatik melalui aktivitas yang melibatkan kolaborasi antara anak dan orang tua.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 42 siswa kelompok B mengikuti lomba membatik tulis yang diselenggarakan bersama IGTKI. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman mengenal batik tulis sekaligus melatih ketekunan dan kreativitas dalam berkarya. Kegiatan membatik jumputan dan batik tulis dirancang tidak sekadar sebagai aktivitas seni, tetapi juga sebagai sarana mendukung tumbuh kembang anak dalam berbagai aspek.
Dari aspek motorik halus, kegiatan mengikat kain, membuat pola, dan memberi warna membantu melatih koordinasi jari dan tangan. Dari aspek kognitif, anak-anak diperkenalkan pada konsep warna, bentuk, pola, urutan kegiatan, serta hubungan sebab-akibat melalui proses membatik. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan imajinasi, bereksplorasi dengan warna, dan menciptakan karya yang unik. Proses membatik juga menjadi kesempatan untuk melatih konsentrasi, ketelitian, kesabaran, serta koordinasi mata dan tangan.
Pengenalan batik sejak usia dini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan apresiasi anak terhadap kekayaan budaya Indonesia. Dengan terlibat langsung dalam proses berkarya, anak-anak dapat mengenal batik tidak hanya sebagai kain bermotif, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Keterlibatan guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan. Pendampingan selama proses membatik membantu anak mengikuti setiap tahapan kegiatan sesuai dengan usia dan kemampuannya.
Melalui pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis pengalaman langsung, PG/TK Smart Cibinong terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan rasa percaya diri. Kegiatan membatik jumputan dan batik tulis ini menjadi salah satu upaya mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna sejak usia dini.



